Profil Peserta Piala AFF : Thailand

Sebuah tim muda dan penuh potensi dari tim nasional Thailand seolah melengkapi atribut dari pelatih tim nasional mereka yang juga legenda tim gajah putih, Kiatisuk ” Zico ” Senamuang. Tim nya Kiatisuk meraih gelar juara pada kejuaraan AFF Suzuki Cup 2014 lalu dengan mengalahkan Malaysia di babak final.

” Anak-anak Kiatisuk ” demikian mereka dipanggil, memainkan sepakbola yang mengalir dan enak untuk ditonton. Gelar juara yang mereka rengkuh di tahun 2014 semakin lengkap dengan terpilihnya Chanathip Songkrasin sebagai MVP pertandingan / pemain terbaik sepanjang turnamen.

Kiatisuk Senamuang yang merupakan legenda sepakbola Thailand saat dirinya masih aktif sebagai pemain, juga memimpin tim nasional U-23 menuju gelar juara kejuaraan Sea Games pada bulan Desember 2013 lalu. Dan dengan tim usia muda pula yang dibawanya ke kejuaraan tertinggi sepakbola Asia Tenggara AFF Suzuki Cup 2014 lalu.

Hal tersebut terbukti manjur, Thailand yang mengandalkan gelandang Chanathip dan Charyl Chappuis serta striker Adisak Kraisorn memainkan peran sentral dalam keberhasilan Thailand menjadi juara AFF, setelah 12 tahun gagal menjadi juara.

Kekhawatiran akan terjadinya demam panggung akibat menggunakan pemain yang masih berusia muda tersebut akhirnya dibuang jauh-jauh setelah di pertandingan pertama mereka meraih kemenangan 2 – 1 atas saingan utama mereka di Asia Tenggara, Singapura. Serta keberhasilan mereka mengalahkan Malaysia 3 – 2 berkat gol-gol dari Adisak dan Chappuis semakin mengokohkan posisi mereka di puncak babak penyisihan grup.

Kemenangan atas Myanmar di pertandingan terakhir babak penyisihan grup 2 – 0 menambah rentetan kemenangan mereka di kejuaraan ini. Rentetan kemenangan tersebut baru terhenti kala ditahan imbang 0 – 0 atas Filipina di babak semifinal leg pertama di Filipina. Namun hal tersebut tak mampu membendung keperkasaan Thailand yang menang telak 3 – 0  di leg kedua kala gantian menjadi tuan rumah.

Babak final berhadapan dengan Malaysia, Thailand memainkan sepakbola yang sangat menghibur dengan operan-operan pendeknya untuk meraih kemenangan 2 – 0 di leg pertama. Leg kedua di Malaysia mereka nyaris harus merelakan gelar juara ke Malaysia setelah tim tuan rumah berhasil memimpin 3 – 0 hingga menit ke 58.

Namun usaha yang tidak kenal lelah berbuahkan hasil, dua gol telat dari Chappuis dan Chanathip memastikan mereka menjadi juara untuk yang ke empat kalinya sepanjang sejarah dengan agregat akhir 4 – 3.

Sejak menjadi Raja di Asia Tenggara pada tahun 2014 lalu, tim-nya Kiatisuk Senamuang juga telah menorehkan berbagai keberhasilan lainnya yaitu lolos ke babak kualifikasi berikutnya Piala Asia AFC 2019 serta Piala Dunia 2018. Dan tahun ini 2016, Kiatisuk tentu ingin melengkapinya dengan mempertahankan gelar Piala AFF Suzuki Cup yang telah diraihnya tahun 2014 lalu.

Tournament record:
Winners in 1996, 2000, 2002 and 2014
Runners up in 2006/7, 2008 and 2012

Nickname:
Changsuk (The War Elephants)

National coach:
Kiatisuk “Zico” Senamuang (Thailand)